Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

GENERASI MUDA YANG PRODUKTIF


GENERASI MUDA YANG PRODUKTIF

Generasi muda adalah pemimpin masa depan. Oleh karena itu, baik buruknya masa depan tergantung pada kualitas generasi mudanya. Mengingat generasi muda yang produktif merupakan generasi yang senantiasa diunggulkan karena memiliki semangat, kreativitas, daya juang dan idealism yang tinggi. Generasi muda yang produktif juga sangat mudah menyesuaikan diri dengan perubahan atau peralihan pada tatanan kehidupan, sehingga membuat mereka mudah produktif dan menyerap segala kemajuan yang terjadi dengan cepat.  Generasi muda ini harus terus mengasah kreativitas dan memacu produktivitas. Generasi muda tersebut yang memiliki daya kreasi dan inovasi yang dapat menghasilkan berbagai macam karya yang kompetitif dan mempunyai nilai jual yang tinggi.  Pada situasi yang sama, kualitas pemuda sebagai anak bangsa yang dapat diukur dari karyannya. Siapa yang berkarya, maka ia adalah pemuda yang berkualitas, begitu sebaliknya jika ia tidak memiliki karya, maka ia adalah pemuda yang tidak di harapkan keberadaannya di masa yang mendatang, karena karya anak muda adalah wujud dari produktifitas pemuda. Dalam masanya, generasi muda berkembang sangat pesat dari tahun ke tahun. Perkembangan  inilah harus dijadikan sebagai peluang untuk bersaing dan menjadi generasi muda yang produktif. 

Dalam produktivitas ini terletak pada generasi muda ini. Masa ini juga merupakan masa berekspresi dan pencapaian diri. Dalam masa ini generasi muda banyak yang memunculkan ide-ide dan inovatif dari generasi muda sendiri. Namun tidak sedikit pula generasi muda  yang menghabiskan waktunya untuk kegiatan yang tidak bermanfaat. Untuk menghindari hal tersebut, generasi muda harus menentukan target dalam dirinya. Dalam target ini generasi muda harus mempunyai rencana yang sesuai dengan kemampuan dalam dirinya. Tetapi lebih baik jika menentukan target memiliki jangka waktu pencapaian. Dengan adanya ini, kita sebagai generasi muda semakin termotivasi untuk segera menyelesaikan target tersebut. Jika targetmu sudah terlampaui, maka kamu harus mengapresiasi diri. 

Setelah menentukan target, generasi muda harus memiliki rencana harian. Dalam memiliki rencana harian ini kita bisa lebih teratur dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari selain belajar dan membantu orangtua. Dengan adanya rencana harian ini salah satu cara yang efektif dan menjadi bukti bahwa kita sudah melakukan kegiatan yang produktif. 

Sebenarnya poin di atas tidak cukup, generasi muda harus bisa memanfaatkan waktu luangnya dengan baik. Dalam waktu ini tidak dapat di putar kembali, jangan sampai kita membuang waktu dengan melakukan hal-hal yang sia-sia. Kita dapat memanfaatkan waktu dengan melakukan hal-hal yang kita sukai seperti melakukan aktivitas yang membuat hati senang, membaca buku, menulis, menjaga pola makan, tidur yang cukup. 

Setelah memanfaatkan waktu luangnya dengan baik, generasi muda harus membiasakan bersosialisasi  baik di lingungan rumah, sekolah bahkan masyarakat. Karena bersosisalisasi ini sangat mempengaruhi  kemampuan dalam bertindak  dan berbicara. Tentu akan berbeda generasi muda yang sering bersosialiasi  dengan generasi muda yang hanya berdiam diri dirumah saja. Apa sih yang membedakan? Sebenarnya generasi muda yang sering bersosialisasi tentu akan menjadi seorang aktivis, mudah beradaptasi dengan orang baru karena sudah terbiasa terlatih, lebih kerennya disebut generasi ekstrovet, memiliki fungsionaris, memiliki banyak wawasan dan pengalaman  serta akan lebih bijak dalam mengambil keputusan, selain itu kesempatan untuk mengembangkan potensi diri akan lebih terarah karena sosialisasinya tidak jauh dengan ranah diskusi dan praktek. 

Berbanding terbalik dengan generasi muda yang hanya berdiam diri dirumah saja tanpa aksi sosialisasi atau lebih tepatnya disebut pemuda introvert yang akan susah untuk berkomunikasi dan beradabtasi, selain itu generasi menjadi muda yang hanya berdiam diri dirumah saja tentu akan menjadi seorang yang pasif dalam melakukan aktivitasnya, cenderung lebih nyaman sendiri daripada ditempat keramaian, sulit mengambil keputusan yang bijak, memiliki pemikiran dan wawasan yang sempit,  dan tidak memiliki pengalaman yang banyak serta akan sulit berkembang. Tentu saja akan berdampak berbeda dengan orang yang bersosialisasi dengan yang berdiam diri meyendiri. Dari segi relasi yang akan terlihat jauh berbeda, dari segi cara berbicara dan cara bersudut pandang yang tentu saja akan jauh berbeda juga. Terkecuali jika generasi muda yang berdiam diri dirumah disertai dengan banyak membaca, namun sangat amat minoritas

Setiap perbedaan pasti memiliki dampak yang berbeda, tetapi tergantung niat dalam diri seorang pemuda tersebut, Misalnya  ada seorang pemuda yang sama, mempunyai keadaan fisik ekonomi yang sama pasti dampaknya jelas berbeda, baik dari dampak internal maupun eksternal. Selain itu generasi muda yang bersosialisasi akan lebih cepat dewasa dalam menjalani hidup dan dapat membawa pengaruh di lingkungan sekitar baik manusia dan alam. Sedangkan generasi muda yang hanya berdiam diri saja, ya dia di rumah aja. Pemuda tersebut membawa perubahan hanya di rumahnya atau hanya sekedar aktif medsos tapi nggak mau terjun. Medsos itu bnyk pencitraan, sedangkan dunia nyata jelas bisa berubah ubah (dinamis). Karena Allah karuniakan kaki, kendaraan itu untuk menyusuri bumi

Walaupun memiliki perbedaan, lantas bagaimana cara agar generasi muda yang memiliki kegiatan yang produktif, diantara lain sebagai berikut :

1. untuk memilih kegiatan yang bermanfaat  dan memberikan dampak yang positif, seperti mengikuti kegiatan remaja masjid, mengikuti kegiatan karang taruna atau mengikuti kerja bakti desa. Dengan mengikuti kegiatan sosial kita bisa menambah teman baru, relasi, pengalaman bahkan dapat melihat kehidupan dengan sudut pandang yang berbeda. 

2. Meningkatan beribadah yang sesuai dengan syariat, misalnya  bagi seorang laki-laki di wajibkan shalat di masjid, bagi perempuan alangkah baiknya shalatnya di dalam rumah saja.

3. Untuk menghadiri majelis ilmu atau kajian rutin setiap pekan

4. Mencoba berkomunikasi dengan rutin kepada orang lain, minimal 1 orang dan bahaslah dengan hal-hal yg positif.

Penulis : Eka Nur Mistiawati

(Kader PK IMM Muh Abduh 2023)

Posting Komentar untuk "GENERASI MUDA YANG PRODUKTIF"