Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Salah Perempuan Jadi Aktivis

 

Agar Aktivis dakwah tetap Baqo!

Lingkungan kampus merupakan lahan subur untuk mengembangkan dakwah Islam dimana aktivitas dakwah amar maruf nahi munkar dapat memiliki spectrum yang sangat amat luas. Sebegitu luasnya sehingga setiap gerak gerik seorang aktivis sesungguhnya bisa memiliki pesan dakwah didalamnya. Dari mulai cara berpakaian, cara berdandan, cara berbicara, karakter, emosi hingga pun ekpresi wajahnya, semua akan di lihat oleh semua orang ataupun kader-kadernya dan menjadi rujukan atau panutan.

Aktivis dakwah yang sesungguhnya adalah ketika setiap kata, gerak dan sikap Islami hingga dengan melalui hal itulah orang lain ataupun masyarakat dapat belajar secara langsung. Muhammadiyah yang merupakan geraka dakwah Islamiyah yang berlandaskan Al-Quran dan Sunnah  seperti yang di contohkan oleh KH. Ahmad Dahlan ketika dahulu berdakwah adalah dakwah dengan bil hikmah wal mau idhotil khasanah seperti yang di sebutkan dalam Al-Qur`an surat An Nahl ayat 125, yang berbunyi:

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Dimana dalam ayat ini memerintahkan para pendakwah Islam dan setiap Muslim untuk menyiarkan ajaran-ajaran Islam dengan cara-cara yang baik, yaitu dengan hikmah serta pelajaran yang baik, bukan dengan menakut-nakuti, mengancam bahkan dengan taktik atau lebih parahnya dengan kekerasan. Amar ma`ruf nahi mungkar  yaitu berdakwah dengan mengajak, merangkul dan mengarahkan ke baikan serta melawan tindakan kemungkaran.

Bukan hanya laki-laki saja yang diamanahkan tugas untuk berdakwah, disini perempuan juga memiliki peranannya dalam mengemban dakwah Islam. Banyak tantangan yang harus di hadapi oleh aktivis dakwah perempuan dengan amanah-amanah yang tidak kalah besar, karena mendidik satu perempuan sama saja dengan mendidik satu generasi, darinyalah kemajuan Negara dan Islam dimulai.

 Dalam perjalannannya dakwah islaminyah menjadi kegiatan yang syarat akan tantangan yang beragam tingkatannya. Tantangan dalam hal berbicara contohnya. Jika seorang aktivis dakwah perempuan menunjukan gaya dan cara bicara yang jauh dari nilai-nilai Islam, maka resikonya bukan hanya kegagalan berdakwah, tapi image atau kenangan buruk juga akan tersematkan bukan ke pribadi aktivis dakwah perempuan itu saja, tapi juga orang lain dalam memandang Islam. Selain itu juga keteladanan dalam aspek penampilan dan akhlak, dengan seperti itu pula nilai-nilai Islam yang di ajarkan tidak bisa sampai atau membuahkan hasil karena sang aktivis dahwahnya sendiri tidak memberikan contoh yang semestinya.

Tantangan yang besar lainnya yang harus di hadapi aktivis dakwah perempuan adalah tantangan pengetahuan, yakni bahwa mereka harus menguasai berbagai ragam pengetahuan agar dapat eksis di tengah gelombang kehidupan yang di kendalikan oleh ilmu dan sangat menghajatkan ketrampilan. Bagi aktivis dakwah perempun, pengetahuan sesungguhnya lebih sangat di butuhkan mengingat mereka nanti akan menjadi ujung tombak proses pendidikan generasi muda yang lahir dari rahimnya. Anak-anak mereka membutuhkan seorang ibu yang berjiwa seorang aktivis dakwah yang selau menjunjung tinggi kebenaran dan tak terkecoh dengan yang kelihatannya saja benar.

Selain itu, tantangan dakwah masih banyak bentuknya, ada yang berupa ujian yang menyusahkan namun ada pula ujian yang melenakan. Baik ujian kesulitan maupun kenikmatan, semua perlu di hadapi dengan kualitas ruhaniyah yang kuat, iman yang kuat merupakan unsur yang harus terus di perkokoh dalam seorang aktivis dakwah untuk menghadapi tantangan dakwah yang berat ini.

Hanya saja kita dapat menyaksikan dan merasakan bahwa dalam realitanya tidak semudah itu. Maka yakinlah Alloh selalu bersama mengiringi setiap langkah kita dalam perjalanan dakwah ini.

وَٱلَّذِينَ جَٰهَدُوا۟ فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ ٱللَّهَ لَمَعَ ٱلْمُحْسِنِينَ

Artinya: Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (Al-`Ankabut: 69)


Created : Uswatun Khasanah

 

Posting Komentar untuk "Apa Salah Perempuan Jadi Aktivis"