Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

“Sekolah Tarjih” Bentuk Penguatan Ideologi Kader oleh PK IMM Muhammad Abduh

“Sekolah Tarjih” Bentuk Penguatan Ideologi Kader oleh PK IMM Muhammad Abduh



    SUKOHARJO. Pimpinan Komisariat IMM Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta mengadakan Sekolah Tarjih dengan tema “Urgensi Manhaj Tarjih Muhammadiyah Sebagai Metodologi Dalam Menisbatkan Hukum Syariat Bagi Kader Muda Muhammadiyah” Kegiatan Sekolah Tarjih Muhammadiyah ini dilaksanakan dari Jumat-Ahad, 08-10 April 2022 di gedung Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kartasura.


    Sebelumnya, kegiatan sekolah tarjih sudah pernah dilaksanakan pada periode sebelumnya dan untuk periode ini tidak hanya dibuka untuk internal IMM Abduh namun dibuka juga untuk eksternal. Kegiatan ini disasarkan untuk para kader. Adapun kegiatan ini dilakukan secara hybrid dimana peserta yang berhalangan hadir secara offline bisa mengikuti secara online. Peserta yang mendaftar ada 42 orang. 17 orang offline, dan 25 orang online. Akan tetapi, dalam realisasinya yang hadir offline itu ada 12 orang, sedangkan yang hadir secara online ada 16 orang.


    Pembukaan acara dimulai pukul 13.30 WIB, yang dihadiri oleh Ketua Umum PK IMM Muhammad Abduh Immawan Mutaqillah Ahmad, Ketua Umum Cabang Sukoharjo Immawan Rahmat Rusma Pratama, dan dibuka secara resmi oleh perwakilan dari PCM Kartasura. Pada pembukaan ketua PK IMM Muhammad Abduh menyampaikan bahwa Sekolah Tarjih sebagai bentuk aktivitas intelektual yang mana memberikan pemahaman kepada para kader IMM ataupun kader Muhammadiyah tentang cara muhammadiyah mengambil keputusan terhadap isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.


    Kegiatan yang bertepatan pada bulan ramadhan ini tidak hanya melakukan diskusi dan FGD pada umumnya, namun pada kegiatan ini dilakukan buka bersama di PCM Kartasura, Sholat tarawih, sahur bersama hingga menunggu waktu shubuh dan dilanjutkan dengan kajian ayat yang disampaikan oleh para peserta.


    Tujuan dari sekolah tarjih adalah sebagai bentuk penguatan kembali gerakan dakwah muhammadiyah mengenai pemahaman tentang manhaj Tarjih yaitu kegiatan untuk merespon permasalahan sosial dan kemanusiaan dari sudut pandang agama Islam atau melakukan Ijtihad mengenai suatu persoalan dari pandangan Islam dan sekaligus agar kader-kader IMM agar dapat memahami definisi, sumber hukum Islam dan prosedur atau metode pelaksanaan manhaj tarjih.


    Adapun materi yang dibahas meliputi : 1. Pengertian,sejarah,fungsi, dan pendekatan  manhaj tarjih muhammadiyah. 2. Prosedur teknis metode manhaj tarjih. 3. Wawasan, Sumber, Prinsip dan asumsi dibalik metode. 4. Pengkajian metode manhaj tarjih muhammadiyah dalam menisbatkan hukum puasa ramadhan. 5. Pengkajian metode manhaj tarjih muhammadiyah dalam menisbatkan hukum rokok.


    Pengertian manhaj tarjih secara harfiah adalah cara melakukan tarjih. Tarjih sendiri berasal dari disiplin ilmu usul fikih untuk melakukan penilaian terhadap dalil-dalil syar’i secara zahir tampak saling bertentangan , evaluasi terhadap pendapat-pendapat (kaul) fikih untuk menentukan yang lebih kuat. Manhaj tarjih memiliki berbagai unsur atau wawasan, di antaranya wawasan tentang paham agama, tajdid, toleransi, keterbukaan, dan wawasan tidak berafiliasi mazhab tertentu.


    Jermanda Ridwan selaku Ketua Bidang TKK berpesan, untuk Sekolah Tarjih selanjutnya lebih baik, lebih ahsan dalam persiapan, pelaksanaan dan tindak lanjutnya. Tidak cuma berhenti sampai pelaksanaannya tanpa adanya tindak lanjut. Akan tetapi ada tindak lanjut berupa mengerjakan RTL bagi para peserta. Mewujudkan kader-kader tarjih yang dari PK IMM Muhammad Abduh itu sendiri. Dalam segi pelaksanaan lebih matang lagi, lebih sempurna lagi dan mendatangkan pembicara-pembicara yang luar biasa lagi seperti Sekolah Tarjih sekarang yang diisi materi oleh Dr. Imron Rosyadi M.Ag, Drs. Widodo M.Pd, Prof. Dr. M. Abdul Fattah Santoso, Dr. Furqon Hasbi, Lc. M.Ag dan Muhammad Anis Sumaji, M.Pi.


Reporter    : Muhammad Irjan usman

Editor         : Asep Nur Amin


Posting Komentar untuk "“Sekolah Tarjih” Bentuk Penguatan Ideologi Kader oleh PK IMM Muhammad Abduh"